Jurusan Pendidikan Kesehatan Jasmani dan Rekreasi menjadi pilihan menarik bagi Anda yang memiliki minat di bidang olahraga, kebugaran, pendidikan jasmani, dan kesehatan. Jurusan ini tidak hanya mempelajari teori olahraga, tetapi juga membahas keterampilan mengajar, kepelatihan, aktivitas fisik, manajemen kegiatan olahraga, hingga pengembangan jasmani peserta didik.
Bagi calon mahasiswa yang ingin menjadi guru olahraga, pelatih, instruktur kebugaran, atau bekerja di bidang pendidikan dan keolahragaan, memilih kampus dengan jurusan PJKR yang tepat tentu menjadi hal penting. Karena itu, Anda perlu mempertimbangkan lokasi kampus, akreditasi jurusan, fasilitas olahraga, reputasi lulusan, serta prestasi yang dimiliki oleh program studi atau fakultasnya.
Daftar Kampus Universitas Jurusan Pendidikan Kesehatan Jasmani dan Rekreasi Terunggul
Berikut rekomendasi kampus dengan Jurusan Pendidikan Kesehatan Jasmani dan Rekreasi atau prodi sejenis. Anda bisa membandingkan lokasi, akreditasi, fasilitas, dan keunggulan tiap kampus sebelum menentukan pilihan.
1. Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Universitas Negeri Semarang atau UNNES berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah, dan memiliki Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi jenjang S1 dengan gelar lulusan Sarjana Pendidikan (S.Pd.). Prodi ini berfokus menyiapkan calon pendidik PJOK yang profesional, sekaligus membekali mahasiswa dengan keterampilan tambahan seperti manajemen pertandingan olahraga, sport entertainment, sport entrepreneurship, sport journalism, dan instruktur keolahragaan.
Dari sisi kualitas, PJKR UNNES telah meraih Akreditasi Unggul berdasarkan SK LAMDIK Nomor 792/SK/LAMDIK/Ak/S/VI/2025 yang berlaku hingga 4 Juni 2030, serta memiliki akreditasi internasional AUN-QA. Fasilitas pendukungnya juga cukup lengkap, seperti Laboratorium Pengukuran Olahraga, Microteaching, Massage, dan Kebugaran Olahraga, ditambah kegiatan unggulan seperti kelas internasional, MBKM, joint degree dengan UiTM Malaysia, dan sport student exchange.
2. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Universitas Pendidikan Indonesia atau UPI berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat, dan memiliki Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi di bawah Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan. Prodi ini berfokus pada pengembangan ilmu pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi yang berkualitas, relevan dengan pendidikan nasional, serta berdaya saing global.
Dari sisi akreditasi, PJKR UPI telah meraih Akreditasi A berdasarkan SK BAN-PT Nomor 3507/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2019. Kampus ini juga memiliki fasilitas olahraga yang lengkap untuk mendukung pembelajaran, seperti lab kebugaran, lab faal, lab biomekanik, lab massage dan fisioterapi, sport hall, gymnasium, stadion, kolam renang, lapangan softball/baseball, lapangan sepak bola dan atletik, hingga lapangan tenis indoor dan outdoor.
3. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Jika Anda ingin kuliah PJKR di kampus pendidikan yang kuat dengan nuansa olahraga yang aktif, Universitas Negeri Yogyakarta bisa masuk daftar utama. Prodi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi UNY berada di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, dengan kampus beralamat di Jl. Colombo No. 1, Karang Malang, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Program ini sudah berjalan sejak 1996 dan lulusannya memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.).
PJKR UNY juga sudah mengantongi Akreditasi Unggul dari BAN-PT berdasarkan SK No. 13178/SK/BAN-PT/AK-ISK/S/XII/2021 yang berlaku hingga 22 Juli 2026. Fokus pembelajarannya tidak hanya menyiapkan calon guru PJOK, tetapi juga membuka peluang kompetensi lain seperti pelatih, pembina olahraga, wasit atau juri, hingga pembina ekstrakurikuler. Prodi ini juga menekankan pendidikan jasmani adaptif, pengembangan soft skills, dan kemampuan komunikasi yang penting untuk dunia pendidikan olahraga.
4. Universitas Rokania

Universitas Rokania dapat menjadi pilihan bagi Anda yang mencari jurusan PJKR di wilayah Riau, khususnya Kabupaten Rokan Hulu. Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi di kampus ini awalnya berdiri di bawah STKIP Rokania dan mendapatkan izin operasional sejak 17 Oktober 2014 melalui SK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 592/E/O/2014. Kehadiran prodi ini juga berangkat dari kebutuhan tenaga pendidik PJKR di daerah Rokan Hulu.
Saat ini, STKIP Rokania telah berubah bentuk menjadi Universitas Rokania sejak 13 Juli 2023. Untuk akreditasinya, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi tercatat meraih Akreditasi Baik berdasarkan sertifikat BAN-PT, yang berlaku sejak 24 Mei 2022 sampai 24 Mei 2027. Dengan fokus pada pendidikan jasmani dan kebutuhan tenaga pengajar olahraga, kampus ini bisa menjadi opsi bagi calon mahasiswa yang ingin berkuliah PJKR di daerah Riau.
5. Universitas PGRI Semarang

Universitas PGRI Semarang atau UPGRIS bisa menjadi pilihan kampus PJKR di Kota Semarang. Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi S1 di kampus ini berfokus menyiapkan calon guru PJOK, pelatih olahraga, instruktur kebugaran, pengelola kegiatan olahraga dan rekreasi, pembina ekstrakurikuler, hingga wirausahawan di bidang olahraga.
PJKR UPGRIS dirancang dengan pembelajaran teori dan praktik yang cukup seimbang. Mahasiswa akan mempelajari dasar pendidikan jasmani, ilmu keolahragaan, anatomi, fisiologi olahraga, pembelajaran gerak, kesehatan olahraga, evaluasi pembelajaran, manajemen olahraga, serta berbagai cabang olahraga. Dari sisi mutu, prodi ini telah meraih Akreditasi Unggul untuk periode 2025–2030, sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi Anda yang ingin kuliah PJKR di kampus swasta dengan reputasi baik di Semarang.
6. Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha)

Universitas Pendidikan Ganesha atau Undiksha berada di Singaraja, Bali, dan memiliki Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi jenjang S1. Prodi ini memiliki sejarah panjang sejak pengembangan pendidikan olahraga dan kesehatan pada tahun 1988, lalu berkembang menjadi bagian dari Fakultas Olahraga dan Kesehatan Undiksha. Fokus utamanya adalah menyiapkan calon tenaga pendidik yang profesional dan kompetitif di bidang pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan.
PJKR Undiksha telah meraih Akreditasi Unggul berdasarkan SK LAMDIK Nomor 726/SK/LAMDIK/Ak/S/VIII/2023 yang berlaku hingga 21 Agustus 2028. Mahasiswa di prodi ini dibekali kompetensi kependidikan jasmani, olahraga rekreatif, fun sport, outbound, pembinaan cabang olahraga, pencegahan dan perawatan cedera, permainan tradisional, anatomi manusia, hingga kesehatan mental. Dengan dasar Tri Hita Karana, Undiksha cocok dipertimbangkan bagi Anda yang ingin kuliah PJKR di kampus pendidikan dengan nuansa keolahragaan yang kuat.
7. Universitas Negeri Surabaya (UNESA)

Universitas Negeri Surabaya atau UNESA memiliki Program Studi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi yang berdiri sejak 11 Juli 1996. Kampus ini berada di Surabaya, Jawa Timur, dan prodi PJKR-nya diarahkan untuk mencetak lulusan yang tangguh, adaptif, inovatif, serta memiliki semangat kewirausahaan di bidang pendidikan jasmani.
PJKR UNESA telah meraih Akreditasi Unggul dari BAN-PT berdasarkan SK No. 3754/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/IV/2024 yang berlaku sampai 28 Desember 2026. Program studi ini cocok bagi Anda yang ingin menjadi guru PJOK, pengembang pembelajaran olahraga, peneliti pendidikan jasmani, maupun praktisi keolahragaan yang mampu mengikuti perkembangan IPTEKS dan kebutuhan masyarakat.
Itulah beberapa rekomendasi kampus dengan Jurusan Pendidikan Kesehatan Jasmani dan Rekreasi yang bisa Anda pertimbangkan. Setiap universitas memiliki keunggulan masing-masing, mulai dari akreditasi, fasilitas olahraga, kurikulum, hingga peluang pengembangan kompetensi di bidang pendidikan jasmani dan keolahragaan.
Sebelum memilih kampus, pastikan Anda membandingkan lokasi, biaya kuliah, akreditasi prodi, fasilitas praktik, serta prospek lulusannya. Dengan memilih kampus yang sesuai, Anda bisa lebih siap menempuh pendidikan dan membangun karier sebagai guru PJOK, pelatih, instruktur olahraga, pembina ekstrakurikuler, maupun praktisi di bidang olahraga dan rekreasi.